Jakarta, PancarNews – Tagar #HentikanMBG kembali ramai di media sosial sejak sepekan terakhir. Desakan ini muncul dari sejumlah pihak yang menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di berbagai daerah.
1. Apa Tuntutan Penolak MBG
Kelompok yang mendorong penghentian MBG menyoroti beberapa poin: Anggaran: Mereka menilai dana MBG lebih baik dialihkan ke perbaikan gizi di posyandu, sekolah, dan perbaikan dapur sekolah.Pelaksanaan: Laporan soal keterlambatan distribusi, menu yang tidak sesuai selera anak, hingga masalah sanitasi dapur MBG jadi sorotan utama.Efektivitas: Sejumlah pengamat pendidikan menilai program perlu dievaluasi ulang agar tepat sasaran dan tidak membebani APBN.
2. Tanggapan Pemerintah & Pendukung MBG
Di sisi lain, pemerintah dan pendukung MBG menegaskan program ini targetnya menurunkan stunting + meningkatkan konsentrasi belajar anak.
Badan Gizi Nasional menyatakan evaluasi terus berjalan. Perbaikan dilakukan lewat pelatihan juru masak, pengawasan Badan POM, dan penambahan variasi menu sesuai daerah.
Pendukung MBG juga bilang program ini bantu UMKM dapur + peternak lokal karena bahan baku diserap dari wilayah sekitar.
3. Kondisi Terkini
Sampai saat ini MBG belum dihentikan. Pemerintah bilang fokusnya “perbaikan, bukan penghentian”. Evaluasi tahap 2 sedang berjalan di 26 provinsi. Data BGN menyebut lebih dari 15 juta porsi sudah disalurkan sejak program dimulai.
Penutup Debat “Hentikan vs Lanjutkan MBG” masih jalan di DPR, kampus, dan media sosial. Pemerintah minta publik lapor lewat kanal resmi BGN jika nemu masalah di lapangan, biar bisa langsung diperbaiki.