K+
Halaman Hot News Internasional nasional Daerah Ekonomi Teknologi Sport Lifestyle Politik

Tadarus Buku Volume 2 HMI Unsil, Rawat Tradisi Literasi dan Ruang Intelektual Kader

PANCARNUSA.COM, TASIKMALAYA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Siliwangi melalui Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Pembinaan Anggota (P3A) kembali menyelenggarakan Tadarus Buku Volume 2. Kegiatan ini berlangsung di Taman Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Siliwangi, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Tadarus Buku menjadi ruang terbuka bagi kader HMI dan mahasiswa umum untuk membangun tradisi membaca, menyampaikan gagasan, sekaligus mendiskusikan berbagai perspektif dari bahan bacaan.

Ketua Umum HMI Komisariat Unsil, Moh. Ripqi Mustopa menyebut kegiatan ini sengaja dikemas di ruang terbuka agar suasana belajar tidak kaku dan terbatas pada forum formal. 

“Kami ingin menciptakan ruang belajar yang santai tapi tetap kritis. Tujuannya biar kader nyaman berdiskusi,” ujarnya.

Berbeda dengan kegiatan membaca biasa, Tadarus Buku dirancang agar hasil bacaan dikonversi menjadi gagasan yang dibagikan dan diuji. Para peserta bergantian mempresentasikan poin penting dari buku yang dibaca, mulai dari gagasan utama, persoalan relevan, hingga pandangan kritis terhadap isi bacaan.

Sesi presentasi dilanjutkan diskusi terbuka. Peserta lain bisa memberikan tanggapan, pertanyaan, dan perspektif berbeda. Pola ini melatih kemampuan memahami, mengolah, dan menyampaikan argumen secara runtut.

Ketua Pelaksana, Syahrul Muhammad Hidayat menegaskan kegiatan ini juga menjadi upaya menghidupkan budaya intelektual di tengah tantangan rendahnya minat baca dan derasnya arus informasi cepat saji. 

“Membaca tidak hanya sebagai aktivitas individu, tapi proses membentuk cara berpikir kritis dan reflektif” ujarnya.

Bagi HMI Komisariat Unsil, Tadarus Buku diharapkan jadi ruang pembinaan intelektual berkelanjutan. P3A ingin mendorong kader tidak hanya aktif di organisasi, tapi juga punya kebiasaan belajar untuk membaca realitas sosial, memahami persoalan keumatan dan kebangsaan, serta merumuskan sikap secara matang.

Ketua P3A HMI Komisariat Unsil, Ilham menutup dengan menegaskan.  “Tadarus Buku tidak boleh berhenti jadi agenda seremonial. Kami ingin ini jadi ruang intelektual yang konsisten, terbuka, dan melahirkan kader yang gemar membaca, mampu berpikir, berdialog, dan merespons persoalan zaman lewat gagasan,” tegasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments